karakteristik suku anak dalam memang sulit, mereka liar dan tak tahu aturan. tapi apa salahnya bagi kita untuk ngopeni mereka, mendidik mereka menjadi manusia yang berpendidikan. mereka bagian dari Indonesia, bagian dari tanggung jawab kita untuk mendidik mereka.
Minggu, 02 Maret 2014
Selintas
Tanah yang merdeka , Negeri Indonesia.. kita adalah sayap sang garuda, diatas samudra dilangit khatulistiwa. itulah indonesia, kaya akan sumber daya alam yang melimpah, flora dan fauna yang begitu beragam, berbagai macam suku , etnis, budaya, agama. I LOVE Indonesia. namun keindahan Indonesia berabanding terbalik dengan keadaan suku anak di pedalaman, yah ! suku anak dalam memang maskot bagi isi hutan rimba di wilayah jambi, namun bukan berarti mereka anak pedalaman lalu mereka tak berhak untuk mendapatkan pendidikan serta sarana dan prasarana yang memadai, semua berhak dan wajib mendapat pendidikan.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Menentukan Arah Angin
Syahdunya sore ditengah rinai yang turun ini membawaku pada sebuah layar netbook dan membuka sebuah laman blog yang sudah terlalu lama tida...
-
Buku “Harus Bisa” Seni memimpin ala SBY, merupakan kumpulan catatan harian DR. Dino Patti Djalal yang pada saat itu menjabat sebagai S...
-
Malam semakin larut aja nih, udh pukul 11.43 tepat saya nulis di blog, mmm so far, suka aja on line malam, karna sepi bin ndak bising juga. ...
-
Syahdunya sore ditengah rinai yang turun ini membawaku pada sebuah layar netbook dan membuka sebuah laman blog yang sudah terlalu lama tida...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar