Rabu, 13 September 2017

Rindu Manfaat yang menghanyut dan belum terobati

Tiba-tiba entah kenapa dan mengapa rindu suasana saat itu, efek skripsi kali ya. jadi kadang moment terdahulu menyusup menyeruak tiba-tiba datang tanpa permisi

Rindu saat rapat di kantor Kedutaan 2 tahun silam, bersama orang-orang berbagai macam suku di Indonesia , dengan cara pikir dan gaya bicara yang tentunya juga sangat berbeda dengan orang jawa tulen seperti saya


 Rindu saat jalan bareng temen, karena memang sejak dulu seringnya jalan bareng temen cewek, walau orang jogja, tapi pernah duduk santai berdua dengan Nisya, teman ngobrol srah-srahan manten, pernak-pernik, ngobrol rasa yang mendewasa, teman kajianya Ust Yusuf Mansyur dan Ust Hanan Ataki, dan foto itu saat crita ngalor ngidul di dekat tugu Pal Putih Jogja sampai setengah 11 malam. 

Rindu pergi-pergi terus ya wit, kalau pergi-pergi sama anak ini musiman, musim saat dia emang selow, karena anak ini syibuknya luar biasa, semua kegiatan babat habis sama dia. tipe yang enakan kalau diajak pergi, ndak boros, dan perginya mesti manfaat. sayangnya kurang satu ni anak, masih susah kalau diajak Kajian Muslim hehehe , hahah sukses terus ya wit, inshaallah saya selalu ada saat kamu butuh saran hehe


Gegara Hari ini ada anak didik yang ulang tahun, jadi rindu mereka yang setiap kali saya bertambah Usia, tak luput datang kerumah. teman semester 1 sampai sekarang. InshaAllah selalu bisa ketemu ya Mb nurul, dyah, rita, tyah, titis. mereka semua sudah Taken guys, dan sudah Hampir Wisuda juga November ini. Nggak papa lah ya, saya pasti susul di waktu yang tepat

And The Last, saya Sangat rindu yang ini. dateng Kajian setiap ada dua Ustad favorit saya berkunjung ke jogja. Yusuf Mansyur dan Hanan Ataki . beberapa bulan yang lalu sebelum puasa dateng ke kajianya Ust. Hanan Ataki, seru banget, syahdu, dan buanyak banget manfaat. belajar banyak pokoknya kalau ngikut kajian. Tapi sangat menyedihkan, Skripsi membuatku datang ke kajian tertunda. Penting banget lho anak muda, dateng ke majlis ilmu begini. selain belajar agama lebih baik, kita juga menambah teman baik tentunya, dengan begitu, kita jadi ada yang mengingatkan ke arah yg lebih baik.



Jadi , beberapa gambar itu yang saya rindu tiba-tiba hari ini tadi,semua kesyahduan, moment, kelucuan, dan ilmu dr mereka yg saya rindu. kalau orgnya jelas lah, sangat Rindu hahah Rindu bertemu teman-teman kembali. sebenarnya rindu teman-teman KKN juga sih, tapi mereka sudah pecah sendiri-sendiri hahah 


Boleh kok Rindu, boleh kok nengok kebelakang (tapi bentar aja ya), nengok Mantan (mungkin) yang pernah punya mantan (saya sih belum). boleh banget kita rindu, tak ada yang melarang kita untuk merindu, bahkan merindu seseorang yang itu sahabat, teman maupun orang yang sedang kita sayangi, atau orang yang kita rindukan itu orang yang entah belum tau siapa, tapi kita rindu sosoknya yang kapan akan hadir, boleh kok boleh. asalkan mash dlam taraf wajar. dan jangan sampai rindumu itu memenuhi seluruh hidupmu, sampai lupa siapa Sang Maha Rindu yaitu Allah SWT. rindu pada siapapun, curhat ke Allah. Indah lhoh, beneran, kayak tersampikan gitu. Walau lewat Doa. Kita sampai kok guys kalau kita mendoakan orang lain, bahkan Allah ngasih dobel pahala, kalau kita sempat mendoakan orang lain dlam doa yang baik2. pokoknya yang baik-baik itu Insha Allah akan bailk ke kita sendiri dengan cara yang baik pula 
-Atika_

Selasa, 12 September 2017

Rasa Suka pada Manusia { This Part, bagian yang cuman sekali doang mau aku posting :) }

Sekuat apapun hati kita, terkadang bisa galau saat datang di acara nikahan teman baik. imajinasi terasa menghanyutkan segala kekuatan yang sudah dikumpulkan dari rumah. usia-usia rawan. tapi setelah dipikir-pikir, memang sekarang teman-temanku sudah banyak yang menikah.dan bulan ini telah banyak juga saya kondangan. 
Bukan bermaksud membagi kegalauan lewat blog ini, namun pastinya juga banyak temen-temen seusia saya berpikir demikian, seperti apa yang saya rasakan. 
Begitu mudahnya orang-orang menjatuhkan hati, dan begitu mudahnya juga mencari pengganti setelah pasangan nya pergi, dalam artian mencari pengganti setelah putus. begitu mudahnya mereka memulai dan begitu mudahnya juga mereka sama-sama saling menyukai. sweet ya. terkadang saya kagum dengan orang-orang seperti itu, berarti itu tandanya mereka sama-sama saling menerima apa adanya di waktu yang sangat singkat, hingga pada akhirnya mereka memutuskan untuk menikah.

Sebenarnya terlalu masih sangat labil banget bagi saya berbicara tentang "Rasa Suka pada Manusia", di saat kondisi saya yang hanya bisa mengamati dan mendengarkan orang lain bercerita. menjadi teman cerita dan teman ngobrol , merupakan kenikmatan tersendiri bagi saya, memang belum pengalaman, dan belum bisa memberi saran soal hubungan pada teman-teman, tapi alhamdulillah , setidaknya saya bisa menyimpan rahasia dari cerita teman-temanku. Alhamdulillah juga teman-teman saya begitu pengertian dengan saya, mereka tidak memaksakan saya untuk memberikan saran, tapi mendengarkan cerita mereka. saya,  yang memang mempunyai sifat sangat menghargai hal sekecil apapun itu, selalu ada nikmat tersendiri disaat kita menjadi teman cerita. kita banyak belajar dari mereka, belajar bagaimana kita kudu bersikap, saat kelak menjalani sebuah hubungan. 
Bersikap baik lah pada temanmu, niscaya mereka akan membawa syafaat bagimu pada saat hari kiamat. Nah tu , sudh ada hadist yang mengatakan seperti itu, sepertinya menurut Hasan Al-Bashri. tapi pernah baca cuman memang begitu. di saat kita bisa berteman dengan teman-teman baik, mukmin yang baik, yang selalu bisa mengingatkan kita mendekat kepada-Nya yaitu Allah SWT, InshaAllah mereka akan membantu kita juga kelak di Akhirat. Amin Amin ... Yarabbalalamin
Saya yang masih jauh dari baik, semoga masih diberi waktu oleh Allah untuk menjadi baik, lebih baik setiap harinya. begitu juga dengan orang-orang yang sedang memperbaiki diri sekarang. Kita masih harus melewati Shirat , 😔

Pernah sih kadang berpikir sebersit, wah enak ya rasanya diperhatikan setiap hari, di tanya makan belum, udah ngantuk apa belum, makan dulu, udh pulang apa belum. haha eeeh STOP !!! itu DULU, saat masih zaman jahiliyah, haha zaman alay, zaman unyu ( kayak pernah unyu aja), ya pokoknya di saat zaman masih galau-galau nya. Tapi SEKARANG , tentunya sudah beda. Rasa Suka pada Manusia, banyak konteksnya. dan InshaAllah tentunya di saat umur sudah mulai menapaki masa berjuang dan menata, tentunya beda juga mengartikan kalimat itu. karena saya tak akan menceritakan apapun kisah di blog ini tentang (bisa dibilang kisah asmara ya, haha kayak punya kisah asmara aja tik :P) haha hanya kelak saya dan Calon Pasangan yang entah siapa calon itu,  yang tahu :) karena bagi saya romantis cukup dinikmati bertiga saja, kita dan calon pasangan kita serta yang Maha Terkasih :) apakah begitu ?
Apakah kita perlu saat menjalani hubungan yang semakin mendewasa, kita perlu tahu setiap detik, menit apa yang dilakukan pasangan ? saya rasa tidak, namun untuk perhatian yang kelak akan menjadi sepasang suami istri, perhatian yang bisa menumbuhkan kasih sayang diantara keduanya, memang sangat dibutuhkan. tapi ndak mungkin juga kan, tiap menit, detik, jam telpon, khawatiran, dan semacamnya itu. karena apabila memang kita sudah menjalani hubungan yang mendewasa dan sama-sama ingin berproses menjadi lebih baik, kita yakin bahwa mempermainkan perasaan dan kepercayaan, sama saja mempermainkan yang maha Terkasih Allah SWT, kenapa ? Dia lah yang memberi segalanya, bahkan memberi sebuah "Rasa" tak luput tanpa-Nya, semua sudah ditakdirkan, sekecil apapun kejadian ndak ada yang kebetulan, semua sudah terjadwal dengan rapi, sudah di susun oleh-Nya. Jadi hanya berbagi kebaikan dari buku yang saya baca dan beberapa teman yng entah itu muda sampai menua bercerita dengan saya bahwa, Yakinlah pada Rabb mu dan pupuklah rasa kasih sayang dengan pasangan setiap harinya dengan cara sederhana kalian, selalu libatkan Rabb mu dalam setiap langkahmu . Subhanallah ... kok aku bisa nyusun kata-kata se syahdu itu ya 😅 *

Ini memang bagian menceritakan tentang hal sensitif, tapi bagi saya ndak papa, perlu sih. karena memang wajar dan memang harus di fikirkan hohohohoho
bukan sok menjadi motivator bahkan trainer, tapi emang begitu adanya yang bisa saya ceritakan di blog. kadang mau nulis mikir dulu nih. bener nggak ya ni yang saya ceritakan ? namanya juga bercerita, bercerita itu bagaikan memberi makan otak, supaya terus menerus berpikir agar tidak tumpul heheh
Nah, kiranya seperti itu sih, saya memaknai Rasa Suka pada Manusia. Libatkan Allah. sebelum apa-apa libatkan Allah. InshaAllah Hati akan Allah jatuhkan pada orang yang tepat, dan tau sendiri, apabila Allah sudah menjatuhkannya, InshaAllah itu tepat. apalagi sebelumnya diringi kesabaran , menunggu , dalam tahap menunggu kita mendekat dan terus memperbaiki apa yg perlu diperbaiki. Yakin. Allah akan mendatangkan yang tepat. 

 
Selamat bagi teman saya yang kemarin menikah , dan besuk jumat menikah. dan kapan lagi entah siapa yang on the way menikah. doaku ikhlas ku ucapkan ke kalian, semoga saknah mawadah warrohmah, jangan permainkan apa yang sudah kau buat. jalani hidup barumu penuh dengan canda tawa renyah dengan pasanganmu. cintailah mertuamu seperti mencintai orang tuamu hehehe
dan Alhamdulillah saya ucapkan buat kalian, kalian sudah membahagiakan orang tua kalian. bangga deh. terhayuuuuu wkwkwk (saya masih membahagiakan orang tua full time dulu, baru kelak, full time juga membahagiakan pasangan hahah *entah kapan) Doa .......... 😊


Part ini memang saya buat untuk membahasa yang baru hits, kondangan nikahan, nyumbang hahah
InshaAllah manfaat.
oiya sedikit cerita tentang foto kondangan diatas.
kenapa saya berada di tengah ?
tau kenapa ?
pada saat itu teman-teman saya menyuruh saya di tengah, karna saya paling tua, sudah berumur, jomblo harus dilindungi, kecil kurcaci ditengah, MasyaAllah 😓 Ampuni lah teman-teman hamba yang sangat hamba sayangi ini Ya Rabb , yang sudah membully hamba di saat hamba niat rapi kondangan 😓😂😅💪
Tapi ya nggak papa, lucu aja sih. rame, ngangenin hahaah 
Conclusion nya adalah

Jadilah dirimu sendiri, cintailah pasanganmu kelak dengan ikhlas, libatkan Allah setiap saat, dan selalu belajarlah tentang apapun yg dpat membuat dirimu lebih baik, dari siapapun, dimanapun, dan dengan cara apapun asalkan Halal heheh _ Atika


Jumat, 08 September 2017

Tak Ada Salahnya Mencoba

"Kesempatan tidak datang dua kali" 
Mungkin itu kali ya yang bisa saya gambarkan dalam kehidupan saya beberapa hari ini. 
Mencoba hal baru dan terus me refresh pikiran salah satu cara membuat self development kita terjaga. Karena tanpa tantangan semua terasa begitu hampa. berani mencoba barti berani untuk gagal juga. Beberapa hari yang lalu ada tawaran kerjasama sebuah barang dari teman saya, bisa dibilang teman, bisa dibilang ibu mentor juga sih. karena beliau sudah ibu-ibu , lama sudah saya kenal walau pertemuan kita tidak intens, kalau hanya di jogja saja. Namun entah mengapa, si Ibu mempercayakan tugas ini ke saya. mungkin memang harus lebih berkonsentrasi penuh dalam menjalankan berbagai kegiatan yang sedang saya kerjakan, membagi pikiran, tugas, dan juga tanggung jawab. Memang, kita harus menggeluti satu bidang yang harus kita tekuni dan ulet lah di bidang itu. Namun bagi saya, apabila satu bidang itu harus perlu pengembangan dan meng improve sesuatu supaya lebih bisa maju dan lebih baik, mengapa tidak ?
 

Jadi ceritanya, saya diserahi tugas oleh si Ibu ini untuk menjadi koordinator resseler sebuah barang di wilayah DIY. cara kerjanya sih mudah. sejauh ini tidak ribet. tapi saya ndak boleh terlena, karna sesuatu hal buruk mungkin bisa saja terjadi. dan disini niat saya belajar, ingin tahu lebih banyak tentang ilmu-ilmu di luar bidang saya. walau saya sekarang posisinya juga  mengelola sekaligus menjalankan lembaga guci prestasi, namun untuk bisa lembaga kecilku ini hidup, kita juga harus berkolaborasi, dan jeli melihat peluang. Karena sedikit cerita, si Ibu ini juga pengelola PKBM (Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat) di daerah Wonosobo. dimana kegiatan di PKBM banyak sekali, tidak hanya memproduksi barang, namun berbagai macam pelatihan, pembinaan dan pembelajaran disana juga banyak. Nah ... seperti ilmu bisnis nih, kita bisa belajar dari sini, yang sekiranya mampu kita terapkan di lembaga Guci, tak ada salahnya dicoba. Namun tak lepas dari Doa-doa yang saya selalu panjatkan pada Allah, semoga apa yang saya lakukan ini Barakah dan bermanfaat bagi saya, keluarga, maupun orang lain.
Saya tidak mau meninggalkan masa muda saya tanpa mendapatkan pengalaman banyak yang nantinya menjadi sebuah bekal bagi kehidupan saya selanjutnya. 
walau kita wanita, yang terkadang rapuh hatinya, cepat capek, dan kadang emosionalnya selalu tidak stabil, namun wanita juga harus belajar dari kehidupan, seperti yang tertuang dalam QS. Yunus : 27. kita juga harus berilmu dan kita harus banyak belajar. biar kelak nantinya kita bisa mendidik keturunan kita dengan baik, dan bisa mendampingi calon :eh haha dengan baik pula. bukan untuk merasa lebih tinggi, namun kita mencoba mengerti dan memahami di setiap keadaan. (ini jadi melenceng lagi) 😐


Oke, tak terhitung ya, Allah kasih kemudahan pada kita itu seberapa. Kalau kita sempat mengingat sebentar aja dalam sehari , sempatkan waktu sebentar deh , buat ngomong dalam hati " Ya Allah, Engkau begitu memudahkanku setiap saat, sedangkan untuk beribadah kepadamu saja terkadang hamba masih belum kusyuk". Allah itu kasih segalanya banyak banget. belum kita minta aja udah dikasih. (tapi saya sejak dulu saya minta jodoh, tapi belum dimunculkan sama Allah. *ehhhh) 😁 Saya ucapkan banyak banget rasa syukur pada Allah, karena tanpa Allah. saya tidak bisa mencapai semuanya sejauh ini. tanpa Allah juga saya ndak bisa ngetik blog ini sekarang hehehe
Kita hanya perlu bersyukur, karena dengan bersyukur Allah akan menambah. 
Untung saja ada teman-teman yang sekarang masih selalu support dalam kebaikan. karena semakin kita beranjak dewasa, circle side pertemanan kita tu semakin menciut , kalau saya merasa begitu. semakin saya berumur hampir menginjak 24 tahun, saya merasa pertemanan saya dengan teman-teman yang dulu lumayan lah ya, sekarang yang selalu ada itu bisa dihitung dengan jari. bahkan teman kuliah saja yang itunganya sejak semester 1 sampai 8 deket, sekarang komunikasipun apabila saya mengawali, balesnya singkat2. Ya tak apa lah ya, mereka mulai mempunyai kesibukan masing-masing, menata kehidupan masing-masing. 

 ❤❤. 

Rabu, 06 September 2017

Rasakan Kedamaian

Waktu berjalan begitu sangat cepat, sangat cepat sekali. sebentar lagi Desember. Sebentar lagi Januari. 24 tahun sudah saya akan berjalan. belum banyak yang bisa dilakukan, belum banyak yang bisa diperbaiki pada diri, dan belum banyak pula amalan saya dengan - Mu Yaa Rabb 😞
Begitu saja berlalu, terkadang ada yang diingat dan terkadang pula terlupakan begitu saja. Belum bisa sepenuhnya saya menghargai waktu dengan sebaik mungkin, to do list yang kadang masih melenceng dari apa yang harus dikerjakan. memikirkan hal yang terkadang mubadzir. melakukan kesalahan yang mungkin tidak Allah suka. saya memang hamba yang masih jauh banget dari kata sempurna, bahkan berniat untuk menjadi se sempurna mungkin pun terkadang tak terpikirkan olehku. karena yang saya tahu hanyalah bagaimana saya beramal kepada-Mu sekarang. Pernah berada di titik paling terbawah dalam sebuah keadaan, dimana ku sempat menjadi manusia yang sangat merasa sepi, sendiri, dan benar-benar tidak tahu apa yang harus dilakukan. 


Yang saya bisa lakukan saat itu hanya Sholat dan Makan. karena pada saat itu saya rasa dengan makan saya bisa mempunyai tenaga untuk mendukung badan ini tetap sehat. Shalat, hanya itu kunci saat kita berada dalam keadaan tidak stabil. Saya bersyukur pernah mengalami keadaan dimana saya  benar-benar merasa begitu down. 
Pada saat itu saya menceritakan keadaan saya dengan salah satu teman yang dekat dan mengerti kehidupan saya maupun masalah-masalah yang sedang saya hadapi. Nana, sosok teman yang menurutku selalu ada disaat kapanpun saya membutuhkan saran maupun saya bercerita panjang lebar. mungkin saja dengan bercerita keadaan saya akan membaik dan terebas dari segala perasaan yang  membuat hati dan pikiran tidak berjalan beriringan. Namun, tidak, saya tetap merasa down saat itu, kesedihan ku tak bisa hilang. hingga akhirnya saya mencoba dengan cara saya sendiri. Sholat malam ku jalankan hanya untuk Illahi Rabbi, bantulah keadaan saya saat ini. 
setelah sholat malam ku jalankan beberapa hari, keadaan pikiran dan hati mulai membaik. Hingga selang beberapa waktu, saat ku mencoba meminum secangkir kopi di kedai, dan sendiri waktu itu. saya mulai merefleksikan, kenapa keadaan saya waktu itu ?

Dan ternyata diri saya sendirilah yang menyebabkan segala pikiran-pikiran yang seharusnya tidak perlu dipikirkan dan dirasakan, masuk dan membungkus segalanya , hingga saya terbawa pada titik kegaluan yang luar biasa. Merasa di permainkan oleh seseorang, diberi harapan, hingga pada akhirnya di hempaskan di saat yang tidak seharusnya. Beberapa tahun sudah berlalu. sedikit meng flashback kejadian yang membuat saya akan terus belajar sampai sekarang. bahwa perasaan wanita , yang kita punya sesungguhnya begitu sangat suci dan bersih, begitu juga dengan pernikahan. keadaan sakral dan suci yang harus kita hormati dalam melaksanakannya maupun mengikutinya. 

  
Saya memang tidak bisa menghindar, dan mencoba pura-pura untuk tegar di saat tertentu pada saat kebaperan dari teman-teman datang menggangguku. keadaan yang memang masih single, terkadang membuatku terbawa dari uforia kebaperan teman-teman. dan memang tidak bisa menghindar. Namun semakin kesini perjalanan hidup saya, bertemu dengan orang-orang baru, berkegiatan dengan orang baru pula, bertemu para pekerja jalanan, entah itu bapak-bapak gojek, atau orang yang saya temui di fotokopian, entah saya duluan yang memulai obrolan dan terkadang mereka yang memulai obrolan.  
Dari situlah saya mendapatkan kedamaian. bahwa Allah satu-satu nya pemberi obat hati, darimana asalnya ? dari orang-orang tersebut, Allah memberikan perantara melalui orang-orang tersebut untuk mengobati rasa ku yang pada saat itu terpuruk. Rasakan kedamaian yang sesungguhnya di saat kita merasa down. selalu saya sematkan dalam hati sejak saya masih sekolah TK bahwa, saya harus sangat mencintai Allah dan Rasul, dan setelahnya adalah orang tua. hingga pada akhirnya nanti,  Suamiku dan Mertuaku. Itu masihlah proses yang panjang. melalui kedamaian kesendirian yang kurasakan dari waktu ke waktu, inshaAllah bila kita memaknai kesendirian ini terlebih dahulu, hingga pada akhirnya nanti kita dipertemukan dalam waktu yang tepat, dan hati kita akan menyatu. saya akan menceritakannya kepadamu (yang belum tau siapa), di temani secangkir kopi dan teh yang tidak begitu manis 😊 ( masih selalu yakin bahwa Allah akan memberikan yang baik dengan yang baik, Allah akan mempertemukan di waktu yang tepat )

Saya sangat bersyukur, karena saya pernah merasa down dalam hidup saya, memikirkan keadaan saya sendiri, hubungan hati dan perasaan saya, sakitnya dipermainkan hati oleh seorang yang ku percaya. yah. Alhamdulillah. karena itu saya alami disaat saya muda, saat saya masih bisa untuk terus memperbaiki diri setiap harinya.

"masih akan terus menunggu, namun aku akan selalu bergerak untuk menemukanmu, tak peduli aku atau kamu yang akan menemukan terlebih dahulu, yang aku tahu, aku akan terus bergerak, sama. kita akan terus bergerak, sampai pada titik dimana kita akan dipertemukan Allah Sang Maha terkasih. walau ku belum tau siapa engkau, yang sudah tertulis di takdir Allah, tapi sekali lagi aku akan berusaha terjaga, terjaga menjaga hati ini. hingga pada saat nanti kita dipertemukan"

Atika 

Senin, 04 September 2017

Jelajah Waktu

Marilah kita menjelajah ..... hahah

By the way sebelum saya bercerita seperti biasanya di Blog. saya ingin mengucapkan terimakasih bagi pembaca pertama blog saya, yang entah dari mana menemukan alamat Blog saya. karena ini era digital canggih banget, saya yakin semua pasti bisa kita cari, atau bahkan tiba-tiba blog ku jadi tranding topic *LOL eh , ndak mungkin lah .. tikaaa nyebut :)
Masih mau ngeblog kan tik ? masih InshaAllah ..
mikirnya tiap nulis ndak ada yang baca, tapi alhasil alhamdulillah ada yang baca tulisanku, wkwk walaupun ndak penting, dan kalau dibaca jadi alergi , saya aja gilo hahaha tapi ya beginilah terkadang caraku menuangkan gagasan yang tak terucap *wew
Tapi nggak papa, intinya lakukan itu kalau kamu senang melakukanya heheh (ngeblog)
Bukan trus giliran ada yang baca trus di bagus-bagusin tik ? 
enggak , sama sekali enggak. apa adanya saya bercerita dan berbagi pengalaman positif aja sih. ya kek gini intinya, nggak papa lanjut wkwkwkwk (nasehati diri sendiri)


Jelajah Waktu ?
Rasanya jadi orang yang selo banget saya nulis judul itu, padahal kondisi masih banyak tanggung jawab, ya . SKRIPSI brow !
Tapi kok kamu selo ngeblog ? mending ngetik skripsi aja tik . ( kata teman dekat saya) ya walaupun dia nggak pernah baca blog juga, nggak ngerti blog juga.
mmmm.. gimana ya ,  bukan mau jadi ala penulis atau blogger setara Kak Nazura maupun Gita Savitri, tapi pernah nggak sih kamu, menikmati dengan tulus setiap proses kehidupanmu ? mulai dari menghirup dan melihat cahaya matahari pagi hingga senja. dlam kenikmatan itu kamu menghargai dan melihat bagaimana kamu dan orang-orang memperlakukan hidup dengan bijaksana. itu aja sih kenapa kadang saya ngeblog, selain sepi tapi menulis yang dimana tulisanku sungguh teramat nggak penting ini bisa memberikan kesan dalam tersendiri *arrrgghhhh hahah
and Now saya nggak akan bercerita tentang itu. hehe
Yang akan saya ceritakan adalah Hari ini .. jadikan tiap harimu itu pengalaman tersendiri buat hidupmu, sekecil apapun kejadian itu. hargailah !
semua sudah diskenariokan Allah SWT ndak ada yang tiba-tiba terjadi , gitu sih pokoknya.


Jadi apa ?
Jadi hari ini, seharian saya di kampus,  bersama salah satu teman saya sedari SMA tapi beda jurusan di Univ ku. seorang Cewek polos yang mempunyai semangat luar biasa. tapi entah apa yang terjadi pada dia akhir-akhir ini, dia tidak bersemangat seperti dahulu kala. sebagai seorang teman, saya menanyakan kondisinya. alhasil selang beberapa lama dia bercerita bahwa dia sedih, karena melihat ayahnya makan hanya pakai krupuk sepulang dia pergi kemarin. 
(dalam hati, pengen ikutan nangis, tapi mencoba tegar setegar-tegarnya)
mmm... ya sih kondisi dia sekarang hanya tinggal bertiga. Ayahnya, adek, dan dia temenku. sedangkan teman ku kondisinya sekarang sudah bertunangan (wow weh kok keren, kok aku kalah hahahahahaha ) iyaps, ayahnya emang sudah senja usianya. dia bercerita kondisinya. dan sekali lagi ada beberapa pelajaran buat saya, jadilah pendengar yang baik . 
Terkadang kita hanya perlu mendengar bagaimana orang menceritakan masalahnya. dengan begitu kita sudh bisa sedikit memposisikan keberadaan kita menjadi salah satu org yang mengerti dalam hidupnya. untuk keadaan sang ayah, katanya sih sesampai dia pulang langsung masak gitu. subhanallah .. bisa jadi panutan :)

Jelajah yang kedua adalah , saking fokusnya mendengarkan cerita teman , pada saat pulang dari kampus , beli es coklat, dimana kata teman-eman saya seorang yang kuper dan kurang kuliner, sama es bangjo aja nggak kenal. akhirnya saya meniatkan diri untuk pulang dari kampus melalui jalur selatan, maksdnya Jalan Blok O, untuk membeli es bangjo di samping SMP 2 Berbah. seperempat perjalanan, Allah nggak Ridho kali ya aku minum es, ntar ndak pilek. akhirnya baru belum ada separo perjalanan, es qu terjatuh , Brakkkk .. di pinggir jalan. semua Tumpah , dua-duanya :)
Malu dan nyesel sambil ketawa geli. Ya Ampun :(
Sampai rumah, saya langsung mengistirahatkan pikiran dan Hati, biar ndak baper mendadak hahaha
2 es coklat seger jatoh 😢😢 kan jadi ngelak  😑

Jelajah ketiga , baru saja saya lakukan. Rapat Pembubaran Kepengurusan Pemuda Kampung Dusun Jagalan. intinya karena pemuda sudah kondisinya nggak baik. tapi setidaknya saya sudah urun rembug untuk menyerahkan kepengurusan pemuda yang baru ke Dusun. semoga saja kedepanya akan menjadi lebih baik dan bisa diperbaiki.


"Nikmatilah hidup , hargai hidup, dan jangan lupa bersyukur"





Jumat, 28 April 2017

Hilangkan

Berjalan mengitari sudut kota jogja, tak lain mencari toko buku baru yang ada di jogja, karena selama ini toko buku yang masih menjadi tujuan saya adalah Gramedia. terkadang lucu sih kalau setiap pergi keluar sendirian menikmati quality time diri sendiri, selalu menemukan hal-hal yang tanpa kita sadari itu sangat membantu kita. mislanya orang baru yang sama-sama sedang menacri buku, entah sudah berapa kali aku bertemu dengan beberapa orang yang mempunyai genre bacaan sama seperti saya. namun berada di rak yang sama-selama beberapa jam , berdampingan dan tidak bicara sama sekali. dan akhirnya seringnya bertegur sapa saat bacaan yang kita rasa sudah cukup berhenti.
Tau apa makna dari kejadian yang biasa aku alami itu ?. terkadang hal kecil itu bermakna, kita diam menikmati  bacaan dan kata-kata yang dilontarkan buku, sampai kita nggak ngeh ada orang disamping, mengajarkan bahwa kita penikmat sejati. menurut saya sih haha
penikmat buku yang memang begitu sifatnya haha
membaca itu kegiatan yang sangat menyenangkan bagi saya, membaca buku dan merangkai bunga. kegiatan yang bisa membuat entah kenapa hati itu akan terus hidup selamanya. hobi setiap orang memang berbeda, hal sperti itu saja bagi saya sudah nikmat, dibanding dengan cuaca panas kita harus holiday entah kemana. terkadang romantis itu bisa kita nikmati seorang diri. tak butuh semua orang tahu akan apa yang kita lakukan. hanya saja kita yang harus menikmatinya.
bagaimana kita mensikapi segala bentuk kebahagiaan sederhana dan rasa syukur yang telah diberikan Allah kepada kita lewat sesuatu hal yang kita sendiri tak sadar.
membaca bagi saya dapat menghilangkan segala macam pikiran yang menganggu, apalah itu , semuanya yang menganggu proses berjalanya hidupku haha
semakin kesini, semakin umur atau usiaku bertambah, kebahagiaan yang saya butuhkan itu hanya sebatas waktu Q time yang saya ciptakan sendiri, bukan dengan hangout, nonton, karaoke, shoping, berjalan-jalan. ya. hanya saya sendiri yang dapat menciptakan. membaca merupakan kegiatan yang     bisa mencerahkan segala aspek yang ada di hidup kita. menghilangkan segala bentuk apapun yang baru hinggap dihidup kita maupun yang sudah lama hinggap.

apapun yang terjadi kelak di kehidupan dewasaku yang akan masih terus berjalan ini, saya akan terus membaca, saya akan selalu menyempatkan waktu buat diriku supaya kebahagiaan kecil dan sederhana selalu bisa saya ciptakan. bapak ibu kakak merupakan best partner. mereka sumber dari segala semangat, dari segala omongan orang tentang aku yang terkadang menyakitkan. hidup memang seperti itu. jalani dan terus tempuh
karena segala masalah yang sudah saya temui, sudah memberikan pelajaran bagi saya, apa arti dari melepaskan, meninggalkan, ditinggalkan, kepastian, dan memajatkan doa tanpa tau apa2. semua sudah saya lewati satu persatu, namun masih kurang tameng saya untuk menghadapi kejadian itu (kelak entah kapan)


hilangngkan dan lepaskan segala sesuatu yang hanya membuat hidupmu tidak progres 

Rabu, 26 April 2017

Project Baru = Semangat Baru

Guci Prestasi merupakan sebuah project, project yang masuk daftar resolusi saya dari tahun 2015 saat saya semester 3 menginjak semester 4. Latar belakang kenapa saya mendirikan GUCI ini, sampai-sampai tetangga, teman bahkan orang tua merasa ragu akan kegiatan yang saya lakukan setiap harinya ini. Awal kegiatan sebenarnya atas kekecewaan saya ingin masuk jurusan PGSD namun gagal. dan banting setir di jurusan PLS. Apa itu ? banyak orang tidak mengetahui jurusan apa yang sedang aku tempuh sekarang, saat kuliah pun aku terlalu banyak mengawang-awang ini jurusan aku kuliah sebenarnya besuk lulus ngapain ? Traderecord Dosen saya pun satupun tidak ada yang mempunyai kegiatan ataupun sebuah rumah kegiatan yang setiap hari diajarkan bahwa PLS itu bisa kemana saja, jadi apa saja, dan banyak kenalan orang. dari situlah saya mulai bergerak , pertama saya bekerja disebuah LSM (NGO) yang bergerak dibidang pemberdayaan, sebuah pengalaman baru tidak akan kita dapatkan apabila kita tidak mencoba hal baru tersebut, keluar dari zona nyaman saya sebagai anak kuliahan yang setiap weekend selalu menyempatkan waktu jalan-jalan bersama teman dan orang terkasih, lain dengan saya yaitu "bekerja" dan mencari kegiatan lain sendiri untuk menambah wawasan saya untuk mencari tahu apa sih sebenarnya PLS ? 

kegiatan yang aku jalani di LSM selama kurang lebih dua tahun , sudah sampai membawa saya hingga Jakarta, kota yang hanya selalu saya lihat di layar televisi, dengan gedung pencakar langitnya yang menjulang, saat itu aku dapat menginjakkan kaki di ibu kotanya langsung, (maklum org desa seperti saya) waktu itu di daerah Menteng. Pusatnya kantor-kantor kedutaan besar berdiri. dan saat itu masuklah saya di Kantor Kedutaan Besar Finlandia untuk Indonesia dan mengikuti kegiatan Workhsop selama 3 hari. salah satu hal kenapa saya selalu bersyukur setiap hari adalah bahwa Allah selalu memberi jalan lain saat aku mulai jatuh dan mengalami kebingungan pada suatu jalan, urusan kehidupanku, cinta maupun hubunganku terhadap orang lain. Allah selalu memberi Jawaban atas semua apa yang saya pikirkan, jadi ingat petuah bahwa Dunia selalu menuntunmu kemana pikiranmu berjalan. bantu dengan ikhtiar dan selalu sabar. begitulah orang tua selalu mengingatkanku .

Kembali lagi ke GUCI. waktu berjalan begitu cepat, dari awal aku hanya mengajar satu anak, berjalanya waktu aku bisa mengajar hampir 40 anak dalam seminggu. saat kita meminta satu Allah beri lebih. jangan lupa untuk selalu rendah hati dan selalu positif thingking dengan Allah. :)
selama kurang lebih satu tahun saya mengajar anak-anak di Dusun saya dan sekitarnya, anak-anak SD kelas 1-6. pada bulan september 2016 saya mulai menggeluti dunia mengajar anak-anak, september 2017 genap 1 tahun kegiatanku. tentunya dalam perjalanan itu tidak mudah. cibiran, keadaan sepi, hampir saya putus asa dan menutup GUCI sudah menjadi bumbu yang tak mungkin kulupakan. benar bahwa di buku-buku yang pernah saya baca, orang yang terkadang meragukan kemampuan kita, adalah orang-orang terdekat kita sendiri. dan sekarang memasuki Mei 2017 masih suatu proses perjalanan, karena GUCI sudah bekerjasama dengan lembaga Profesional Lazis UII. syukur tak pernah lupa kupanjatkan, karena sekarang Allah memberi jawaban dan jawaban itu lebih di luar perkiraan saya. Romantis sekali ya 
(ini kenapa walaupun sampai sekarang saya belum pernah pacaran dan masih single, bukan maksud hati saya takut, namun jika kita menyukai seseorang, namun dalam perjalanan ada hal untuk kita melepaskan orang tersebut, bukan karena Allah tidak boleh menjodohkannya dengan kita, namun Allah akan ganti dengan yang lebih baik, yang mana itu bakalan kamu nggk kepikiran sama sekali kalau kamu bakalan dapet jodoh yang sudah dipilihkan Allah untuk kamu sekarang) *kok melenceng hahah

Lanjut, GUCI sekarang baru proses berjalan, Bismillah semoga proses perjalanan ini selalu barakah. bermanfaat untuk anak-anak dan masyarakat sekitar. so far.. perjalanan GUCI ini selalu menjadi hal yang berkesan buat saya, merintis mendirikan menjalankan dan memanajemen. Allah memang luar biasa. semoga apa yang saya lakukan bisa menjadi modal saya menghadap Sang Khalik kelak :). Walaupun GUCI masih sangat-sangat biasa, bukan suatu kegiatan yang WAH dan WOW, namun aku selalu menghargai apa itu proses :)

Dan sekarang project baru saya adalah bersama kenalan baru yang baru sehari bertemu dalam kegiatan inibudi kemarin di Balaikota. Project itu adalah membuat suatu program pemberdayaan yang nantinya akan dilombakan dan diseleksi, apabila lolos. kita bawa project ini dan mengikuti workshop ke Thailand. yap, yang saya pikirkan sekarang adalah pengalaman baru melaksanakan sebuah project dengan orang baru dan kegiatan baru, keluar dari zona nyaman, meninggalkan skripsi yang sudah lama tak kusentuh karena kegiatan yang membuat saya ingin mengikutinya, tapi saya yakin Allah selalu romantis dengan saya :)
doakan saya selalu lancar disetiap project ya :) .....

tetap rendah hati dan selalu bersyukur :)






Menentukan Arah Angin

Syahdunya sore ditengah rinai yang turun ini membawaku pada sebuah layar netbook dan membuka sebuah laman blog yang sudah terlalu lama tida...